Viral Pesulap Merah Diserang Pengikut Gus Samsudin Jadab di Blitar, Ini Kronologinya

Ihya Ulumuddin
Tangkapan layar saat pesulap merah ditenangkan kepala desa usai diserang pengikut Samsudin. (istimewa).

Namun, Marcel tak begitu saja menuruti dan balik menanyakan keperluan KTP tersebut. "Buat apa KTP. Kalau tidak boleh, nggak papa," ujar Marcel. 

Saat itulah tiba-tiba seseorang menyerang Marcel dari belakang, sehingga terjadi ketegangan. Setelah itu, kepala desa kembali menenangkan dan Marcel mau menunjukkan KTP nya, meski hanya sekadar difoto. 

Pada video tersebut Gus Samsudin juga sempat menemui Marcel dan memintanya untuk masuk ke dalam padepokan. Namun, Marcel menolak, karena Samsudin tidak mau melakukan pembuktian sebagaimana tujuannya datang. 

Kepala Desa Rejowinangun Bagas Wigasto membenarkan video viral pesulap merah tersebut. Dia mengaku sengaja datang menjadi penengah karena telah terjadi keributan di masyarakat. "Sebab, saat itu ada dua ormas yang berseragam. Kami khawatir terjadi sesuatu," ujarnya. 

Diketahui pada sejumlah video, Gus Samsudin menunjukkan bisa menyembuhkan penyakit akibat gangguan gaib. Selain itu Samsudin juga membuka pengobatan alternatif di dalam padepokannya. Meski begitu, banyak di antara warga sekitar yang tidak percaya bahwa dia memiliki kesaktian. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Viral di Sumenep! Warga Ramai Saksikan Prosesi Sumpah Pocong, Dipicu Tuduhan Santet

5 hari lalu

Viral! Pemotor Dikeroyok di Depan Istri dan Anak di Samarinda, Pelaku Ganti Biaya Pengobatan

8 hari lalu

Viral! Avanza Penuh Muatan Penumpang Nekat Melintasi Jembatan Gantung di Cianjur

13 hari lalu

Tolak Damai, Keluarga Pelajar SMP Dianiaya Dituduh Mencuri Rp10.000 di Aceh Timur Lapor Polisi

14 hari lalu

Viral! Penganiayaan Pelajar SMP di Aceh Dituduh Mencuri Rp10.000, Korban Diseret dan Diinjak 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal