LUMAJANG, iNews.id - Kisah seorang anak SD di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim) yang berani melawan penculik dan meloloskan diri ternyata hoaks. Padahal, kabar tersebut sudah telanjur viral di media sosial (medsos).
Kasus ini berawal dari cerita seorang anak siswa kelas 4 di SDN Kepuharjo berinisial RAF kepada orang tuanya. Dia mengatakan, hampir jadi korban penculikan di area persawahan dekat Markas Yonif 527 pada Senin (26/8/2019).
RAF ketika itu mengaku sedang berjalan kaki menuju sekolah. Tiba-tiba dia dihadang tiga pria yang kemudian menyeretnya ke dalam mobil. Dia juga bercerita, sempat dipukul pada bagian kepala sebelum akhirnya meloloskan diri.
Mirisnya, saat kepala sekolah SDN Kepuharjo beserta petugas dari Polres Lumajang menelusuri kaus tersebut, ternyata cerita viral ini hanya hoaks. Bocah RAF mengarang kisah tersebut untuk alasan bolos sekolah.
Ternyata RAF tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) mata pelajaran matematika. Dia takut dengan gurunya lantaran belum merampungkan tugas tersebut.