Viral di Medsos, Kisah Bocah Lawan Penculik di Lumajang Ternyata Bohong

Yuswantoro
Sindonews
Pertemuan antara pihak sekolah dan kepolisian terkait kasus penculikan di Lumajang. (Foto: Sindonews).

LUMAJANG, iNews.id - Kisah seorang anak SD di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim) yang berani melawan penculik dan meloloskan diri ternyata hoaks. Padahal, kabar tersebut sudah telanjur viral di media sosial (medsos).

Kasus ini berawal dari cerita seorang anak siswa kelas 4 di SDN Kepuharjo berinisial RAF kepada orang tuanya. Dia mengatakan, hampir jadi korban penculikan di area persawahan dekat Markas Yonif 527 pada Senin (26/8/2019).

RAF ketika itu mengaku sedang berjalan kaki menuju sekolah. Tiba-tiba dia dihadang tiga pria yang kemudian menyeretnya ke dalam mobil. Dia juga bercerita, sempat dipukul pada bagian kepala sebelum akhirnya meloloskan diri.

Mirisnya, saat kepala sekolah SDN Kepuharjo beserta petugas dari Polres Lumajang menelusuri kaus tersebut, ternyata cerita viral ini hanya hoaks. Bocah RAF mengarang kisah tersebut untuk alasan bolos sekolah.

Ternyata RAF tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) mata pelajaran matematika. Dia takut dengan gurunya lantaran belum merampungkan tugas tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Kasus Bocah SD di Makassar Tewas Diperkosa, Ibu Korban Histeris

57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Pilu! Bocah SD Hilang Ditemukan Tewas Tenggelam di Danau Rana Mese Manggarai NTT

57 tahun lalu

Ngeri! Bocah SD di Kediri Terluka Parah akibat Ledakan Mercon Rakitan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal