Viral Aksi Pengeroyokan di Kampus Swasta Malang gegara Potongan Rambut

Avirista Midaada
Aksi pengeroyokan mahasiswa terjadi di Malang gegara urusan potong rambut. . (Foto: Ilustrasi/Ist)

Kepala Biro (Kabiro) Kemahasiswaan Unitri Zuhdi Ma'sum meluruskan informasi yang beredar di media sosial perihal aturan potongan rambut yang diterapkan saat ospek. Zuhdi mengakui bahwa memang ada aturan pemotongan rambut pendek ke mahasiswa baru (Maba) yang mengikuti ospek. Tetapi pada akhirnya ada keputusan sendiri yang dibuat menurut persepsi masing-masing, tanpa ada batasan.

"Kesepakatan di mana-mana juga gitu sudah dibuat, kalau rambut dikurangi sekian lah batasan itulah, antara ini oke dan tidak oke. Mereka memutuskan sendiri, karena persepsinya masing-masing, persepsi korban mengatakan segini oke, si panitia masih kurang," ucap Zuhdi Ma'sum, ditemui pada Selasa (26/9/2023) di ruang kerjanya.

Padahal seharusnya dikatakan Zuhdi, peraturan dan pemutusan persyaratan itu jika terjadi perdebatan di tataran mahasiswa, perlu dikembalikan ke bagian kemahasiswaan kampus untuk ditarik kesimpulan. Namun ia mengakui bahwa kemungkinan panitia ospek maba juga merasa lelah karena persiapan sejak Sabtu hingga Senin.

"Itu seharusnya dilarikan ke kemahasiswaan bagaimana posisinya. Tapi ada di posisinya memang dia mungkin lelah atau persiapan mulai Sabtu Minggu Senin sama sekali tidak direncanakan. Karena situasinya waktu itu memang lagi mengatur 1.000 mahasiswa lebih BEM, DPM, jadi tensinya agak tinggi," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Orang Ditangkap Kasus Pengeroyokan di Lahan Sengketa Gowa, 4 Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Viral Video Pengeroyokan di Batam, 6 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal