Viral 2 PMI asal Banyuwangi Mengaku Disiksa di Perbatasan Myanmar, Ini Faktanya 

Avirista Midaada
Tangkapan layar video dua PMI yang diduga disiksa. (istimewa)

BANYUWANGI, iNews.id - Video Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banyuwangi mengaku disiksa di negara penempatan viral di media sosial. Mereka juga nengaku ditipu karena tidak ditempatkan di negara seperti yang dijanjikan. 

Video itu diunggah oleh akun @andre_aries. Pada unggahan video itu PMI laki-laki mengaku bernama Muhammad Ruhiyat dan Ahmad Subiantoro, dari Banyuwangi mengaku merasa menjadi korban penipuan agensi.

Mereka mengaku ditipu oleh agensi. Dijanjikan ditempatkan di tempat perusahaan prestisius di Thailand.Tetapi kenyataannya berbeda, mereka justru ditempatkan di perbatasan Myanmar.

Kedua pria itu terlihat masih berumur 20 tahunan itu meminta bantuan kepada presiden Joko Widodo. Dia mengaku disiksa secara tidak manusiawi dan diintimidasi. 

"Tolong saya ya pak," ujar pria dalam vidio tersebut. 

Menanggapi video tersebut Koordinator Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Banyuwangi, Fery Meriyanto mengaku telah menerima informasi tersebut. Dia juga mengetahui informasi itu dari TikTok.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

57 tahun lalu

Viral! Perempuan Penjaga Loket di Terminal Bangkalan Dipukul Preman

57 tahun lalu

Viral Ketua Geng Motor di Maros Mengamuk Bawa Parang dan Busur, Kini Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal