“Setelah itu korban tidur ulang. Kemudian saya bangunkan dan ajak masuk ke dalam serta tawarkan makanan. Korban tidak mau makan dan mengeluh sakit. Hanya saja tubuhnya lemas dan jalannya keleyengan,” ucapnya.
Sementara itu, Makrufin orang tua Taufik mengatakan tidak menemukan tanda-tanda bekas miras yang menyebabkan kematian anaknya. Dia juga masih belum mengetahui penyebab peristiwa tersebut.
“Sudah dua hari ini anaknya tidak ke rumah karena malam tahun baruan. Tapi biasanya kalau miras itu tercium aromanya, ini tidak ada,” katanya.
Kasus kematian dua pemuda di Banyuwangi itu kini masih dalam penyelidikan polisi. Petugas masih menyelidiki rekan korban yang bisa menjadi saksi kunci atas meninggalnya dua pemuda tersebut.