“Usai lebaran dan tahun baru menjadi tradisi banyak warga mengajukan cerai,” ucapnya.
Dia menambahkan, penyebab utama tingginya tingkat perceraian disebabkan masalah pendidikan rendah yang efeknya pada pola pikir hingga ekonomi dan kemiskinan.
“Penyebab utama persoalan pendidikan, imbasnya mereka tak mampu bertarung dalam kehidupan dan kemiskinan,” ucapnya.