Unik, Warga Jember Ini Lihat Gerhana Matahari Hibrida Lewat Bantuan Ember dan Air

Bambang Sugiarto
Warga di Jember melakukan cara unik untuk menyaksikan gerhana matahari hibrida secara aman menggunakan bantuan ember dan air. (Foto: Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id - Cara unik dilakukan Endang, warga Perumahan Tegal Besar Permai 1, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), untuk melihat gerhana matahari hibrida, Kamis (20/4/2023). Dia menyaksikan fenomena langka itu dengan bantuan ember dan air.

Dibantu anaknya, Endang memanfaatkan air yang ditampung dalam ember besar di atas genteng rumahnya. Air tersebut lantas memantulkan cahaya dan menampilkan citra gerhana matahari hibrida yang sedang terjadi.

"Saya sedang lihat fenomena alam gerhana matahari menggunakan media air yang bisa dilihat langsung pantulan matahari itu," kata Endang.

Dia mengatakan, cara sederhana ini dapat membantunya untuk menyaksikan gerhana matahari hibrida tanpa alat yang mendukung. Selain itu, dia khawatir akan kerusakan mata apabila melihat gerhana matahari hibrida secara langsung.

"Kalau dilihat langsung takut merusak mata," kata Endang.

Diketahui, gerhana matahari hibrida terjadi pada 20 April 2023. Sejumlah wilayah dapat melihat peristiwa gerhana tersebut.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi, mengatakan gerhana matahari hibrida terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris sehingga di suatu tempat tertentu terjadi peristiwa piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil daripada piringan matahari dan tempat tertentu lainnya terjadi peristiwa piringan bulan yang teramati dari bumi sama dengan piringan matahari.

Akibatnya, saat puncak gerhana di suatu tempat tertentu, matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya, sedangkan di tempat tertentu lainnya matahari seakan-akan tertutupi bulan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Unik! Satu Pohon Durian di Banjarnegara Hasilkan 15 Rasa Berbeda

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di 2 Desa di Jepara, Ribuan Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Banjir Rendam 13 Kecamatan di Pandeglang, Ribuan Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Banjir 2 Pekan Lumpuhkan Jalur Alternatif Banjar–Banjarbaru, Sebagian Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Banjir di Pati dan Semarang Rendam Ratusan Rumah, Warga Dievakuasi Gunakan Perahu Karet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal