"Menuntut tegaknya hukum dan etika penyelenggara pemilu yang transparan, mengajak seluruh civitas akademika mengawal Pemilu 2024 agar jujur dan adil," ujar Dominikus Rato, Senin (5/2/2024).
Dosen FISIP Unej Mohamad Iqbal mengungkapkan, aksi seruan moral ini dilakukan karena melihat akhir-akhir ini demokrasi telah dikebiri untuk tujuan tertentu.
Ini harapan seruan moral Unej untuk selamatkan demokrasi di Pemilu 2024. Klik berita selengkapnya di halaman berikut ini>>>
"Kami turut serta dengan kepedulian sekaligus keprihatinan terhadap situasi proses penyelanggan pemilu saat ini. Kami nyatakan sikap bahwa politik pemilu kita tidak berlangsung secara jujur, adil, bebas dan langsung," ujarnya.
Menurutnya poin-poin yang disuarakan ini diharapkan dapat didengar masyarakat luas yang memimpikan Pemilu 2024 berlangsung jurdil.