Dalam unggahannya, manajemen UAS menceritakan bahwa kedatangannya di Kantor PWNU Jatim bermula saat dia dibawa salah seorang sahabat sowan ke kediaman Gus Ali di Kompleks Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo.
“Sesampainya di Ponpes Bumi Sholawat, malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, ternyata kiai baru saja ke kantor PWNU Jatim,” tulisnya.
Akhirnya, UAS bersilaturahmi dengan putra-putri Gus Ali. Dialog pun berlangsung hangat. Sebab, ternyata salah seorang putra Gus Ali, Gus Muhdlor merupakan junior UAS di Al Azhar Mesir.
Setelah nyeruput kopi lanang yang disuguhkan shohibul bait, UAS pun mohon izin menuju Bandara Internasional Juanda. Namun, tiba-tiba handphone sahabat UAS berbunyi, Gus Ali meminta supaya UAS segera ke kantor PWNU Jatim walau lima menit.
“Adapun urusan lalu lintas dan keberangkatan ke Jakarta, Gus Ali bisa mengatur jam penerbangan, jangan khawatir. Jadilah UAS ketemu dan bisa silaturahim dengan para kiai, di antaranya KH Marzuki Mustamar ketua PWNU Jatim dan KH M Anwar Manshur pengasuh Ponpes Lirboyo,” tulisnya.