Paman lalu kembali ke tanggul untuk memastikan keberadaan keponakan namun tidak menemukannya. Bersama ayah korban, mereka mencari di sekitar tambak.
"Karena korban tidak ada, ayah dan paman mencari di perairan tambak. Ternyata, korban ditemukan tenggelam dalam kondisi tidak bernyawa," katanya.
Sementara Kapolsek Pangarengan, Ipda Darus Salam menyampaikan, korban sempat dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Saat itu anggota juga sempat datang ke TKP.
"Korban telah dibawa ke Puskesmas Pangarengan untuk dilakukan autopsi atau visum," katanya.
Sementara petugas medis dari Puskesmas Pangarengan, dr Luluk mengatakan, korban dibawa keluarga dalam kondisi sudah tak sadarkan diri. Korban dilakukan penanganan melalui Resusitasi Jantung Paru (RJP) selama 15 menit.
"Nadi korban tetap tidak terasa. Hasil pemeriksaan ini, pasien kami nyatakan meninggal dunia," katanya.
Begitu dinyatakan tidak bernyawa, jenazah bocah malang itu langsung dibawa keluarga untuk dikebumikan di rumah duka. Keluarga menerimanya sebagai musibah dan tidak perlu dilakukan penyelidikan dari polisi.