Trauma Berat usai Tragedi Kanjuruhan Jadi Pemicu Gilang Juragan 99 Mundur dari Arema FC 

Avirista Midaada
Juragan 99 mengaku trauma berat usai Tragedi Kanjuruhan, perasaan itu yang mendorong dia mundur dari presiden Arema FC. (Foto: Avirista Midaada/MPI)

"Arema FC memerlukan sosok, yang lebih baik yang dirasa mampu, yang dirasa mampu membawa Arema menjadi tim yang solid, tim yang kuat, tim yang baik, maka per hari ini saya menyatakan saya mundur dari presiden Arema," ujar dia.

Diketahui, Gilang menjabat sebagai presiden Arema FC sejak 7 Juni 2022. Direksi Arema FC Iwan Budianto saat itu menyatakan ditunjuknya Gilang sebagai Presiden Klub menjadi salah satu sejarah bagi tim kebanggaan warga Malang Raya tersebut.

Saat itu Gilang bersepakat untuk membesarkan tim berjuluk Singo Edan dan memberikan prestasi terbaik di Liga 1 Indonesia. Gilang didapuk menjadi Presiden Klub Arema FC selama tiga tahun.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara, Isa Zega: Langit pun Menangis

57 tahun lalu

Cerita Ibu di Makassar usai Didatangi Oknum TNI Acungkan Pistol: Anak Saya Sampai Gemetaran

57 tahun lalu

Polemik Pembongkaran Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Ini Kesepakatan Kontaktor dan Keluarga

57 tahun lalu

2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Tumpahkan Emosi saat Bertemu Manajemen Arema

57 tahun lalu

Rumah Korban Pembunuhan Sekeluarga di Penajam Paser Utara Juga Akan Dirobohkan, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal