Berbekal tali pengaman, relawan Masrufin pun bersiap turun. Namun baru sekitar 1,5 meter turun ke bawah sumur dirinya langsung pingsan. Petugas yang lain mengangkatnya kembali dan memberikan pertolongan pertama. Saat itu almarhum masih sempat bernapas dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk.
Namun takdir berkata lain, nyawa Masrufin tak tertolong. Dia meninggal karena diduga menghirup gas beracun dalam sumur. Apalagi saat turun, dirinya tak menggunakan tabung oksigen.
“Korban warga setempat tewas saat mencoba memperbaiki mesin pompa di dalam sumur. Dugaan sementara penyebabnya gas beracun. Seorang petugas BPBD juga jadi korban saat coba menolong,” ujar Kapolsek Rejoso AKP Burhanudin di TKP, Selasa (18/12/2018).
Tak berapa lama, petugas lainnya yang kembali berupaya mengevakuasi Supardi berhasil mengangkat tubuhnya ke atas permukaan. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS kemudian diserahkan kepada keluarga.