Menurutnya, korban Fawaid berhasil ditemukan lebih dahulu dalam kondisi selamat, meski mengalami luka memar akibat terseret arus laut.
Insiden bermula saat Mustofa dan Fawaid memancing di bebatuan karang di tepi pantai kawasan Suramadu. Tanpa disadari, air laut mulai pasang. Fawaid lebih dulu terjatuh dan terseret arus. Melihat hal itu, Mustofa berusaha menolong dengan terjun ke laut, namun justru ikut terseret dan hilang.
Tim SAR gabungan dari Satpolairud Polres Bangkalan dan BPBD segera melakukan pencarian. Fawaid ditemukan selamat, sementara Mustofa ditemukan beberapa jam kemudian dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke daratan. Kedatangan jenazah disambut tangis histeris keluarga yang telah menunggu sejak kabar hilangnya korban.
"Permintaan dari keluarga tidak mau diautopsi sehingga jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Pangpong," ujarnya.
Pihak BPBD dan kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pemancing, untuk lebih waspada terhadap kondisi arus laut dan cuaca. Arus pasang yang datang tiba-tiba dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi mereka yang beraktivitas di area karang atau tepi pantai.