Tragedi Makan Sahur, Anak di Trenggalek Bacok Ayah hingga Tewas

Solichan Arif
Ilustrasi korban pembunuhan. (Foto: ist)

Dari semula jengkel, berubah marah dan beranjak pergi. Setyadi mondar mandir di depan rumah sambil ngomel sendiri. Di tangannya tergenggam sabit, palu dan pisau. Ia sempat memanggil manggil Mulyono, tetangga di depan rumah yang masih kerabat, untuk datang ke rumahnya. "Pada saat itu korban  mendekat," kata Bambang. 

Entah apa yang terjadi. Setyadi tiba tiba menyerang ayahnya. Tidak hanya dipukul. Kepala Wajib juga dibacok dengan sabit hingga jatuh tersungkur. Dalam kondisi jatuh, Wajib masih dijadikan bulan bulanan. Sejumlah tetangga yang melihat insiden itu,  berusaha mencegah. Namun begitu mendekat, diserang Setyadi. 

Dibantu warga, aparat kepolisian berhasil meringkus Setyadi di dalam rumah. Sementara karena luka yang diderita, Wajib meninggal dunia di lokasi kejadian. "Korban meninggal dunia," kata Bambang.

Informasi yang disampaikan pihak keluarga, Setyadi memiliki riwayat pernah mengalami gangguan jiwa. 

Yang bersangkutan pernah dirawat di RSUD dr Soedomo Trenggalek. Terkait dengan itu (riwayat gangguan jiwa),  polisi masih akan memastikannya lagi. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tangkap Bos Arisan Bodong di Trenggalek, Sempat Kabur ke Timor Leste

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Trenggalek Jatim, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Viral Guru SMP di Trenggalek Dianiaya Kakak Murid Gegara Tegur Adiknya Main HP

57 tahun lalu

Identitas 4 Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor dalam Rumah di Trenggalek

57 tahun lalu

2 Korban Tanah Longsor Trenggalek Ditemukan Tewas, 4 Masih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal