Tradisi Jemur Gabah di Jalan Aspal Panas Magetan, Kearifan Lokal yang Masih Bertahan 

Ihya Ulumuddin
Pemotor melintas di atas jemuran gabah di atas jalan aspal Magetan. (Foto: IG @sukijan).

Sebab, mereka butuh secepatnya mengambil untung dari hasil padi yang mereka tanam. Apalagi, harga jual gabah kering jauh lebih tinggi dibanding gabah basah yang baru mereka bawa pulang dari sawah.  

2. Tak Punya Lahan Luas

Mengeringkan gabah dengan cara konvensional sejatinya bisa dilakukan di halaman rumah yang luas. Namun, umumnya, halaman rumah warga di Magetan masih berupa tanah. Bukan cor atau beton, layaknya lahan di tempat penggilingan padi. 

Karena itu, untuk tetap bisa mengeringka gabah di halaman harus menggunakan alas berupa terpal atas anyaman bambu. Hanya saja, suhunya tak sepanas di jalan aspal. 

Selain itu, halaman rumah di Magetan umumnya masih terdapat pepohonan yang rimbun, sehingga menutup sinar matahari. Karena itu, pilihan satu-satunya hanyalah jalanan aspal di depan rumah mereka.  

3. Kearifan Lokal 

Menjemur gabah di jalan aspal yang panas sudah berlangsung turun temurun di wilayah Magetan. Cara unik ini juga telah menjadi tradisi kearifan lokal masyarakat setempat. 

Maka jangan heran bila musim panen tiba, jalanan aspal di Magetan berganti menjadi hamparan padi. Anda tak perlu khawatir untuk melintas, sekalipun menggunakan motor atau mobil. 

Sebab, masyarakat setempat tidak akan marah. Mereka sadar bahwa cara menjemur gabah tersebut mengganggu lalu lintas, sehingga rela jemuran gabahnya dilindas.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Jalur Pantura Plumbon Cirebon Jelang Mudik, Penambahan Lapisan Aspal

57 tahun lalu

Tradisi Ngatir di Cipanas Lebak, Silaturahmi Antarkampung Lewat Tukar Bakul Nasi

57 tahun lalu

Seru! Tradisi Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Bangkalan, Warga Berebut Uang hingga Bebek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal