JEMBER, iNews.id – Ratusan warga menghadang mobil investor asal China dan petugas dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemkot Surabaya saat hendak melakukan survei di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), Rabu (5/12/2018). Warga geram karena mendapat informasi investor tersebut akan membuka penambangan emas di area Blok Silo.
Akibat dihadang warga, mobil rombongan investor tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju lokasi yang akan disurvei. Ratusan warga menghambat mereka sehingga tidak bisa bergerak maju.
Warga Silo dan Jember meminta rombongan hengkang dari Kecamatan Silo. Mereka menegaskan menolak aktivitas pertambangan di Blok Silo Jember karena dinilai akan berdampak buruk bagi lingkungan dan kehidupan warga setempat.
Tak ingin ada aksi anarkistis, Polres Jember bersama jajarannya menuju Silo. Polisi langsung menghalau warga untuk tidak melakukan aksi kekerasan terhadap investor yang datang.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jember Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kusworo Wibowo yang turun langsung ke lokasi meminta kepada warga agar membiarkan polisi mengamankan rombongan investor China dan dari Dinas ESDM Pemkot Surabaya bersama kendaraannya.