Bagi Gatot, Tol Probolinggo-Lumajang sepanjang 28 kilometer ini sangat penting untuk segera dirampungkan. Karena, jalur arteri yang tersedia saat ini sudah tidak cukup untuk menampung kapasitas volume kendaraan.
"Harapan kami segera terealisasi dan tol tersebut bisa sangat membantu kelancaran arus transportasi," katanya.
Selain itu, dalam waktu dekat, Gatot menjanjikan dimulainya proses pembangunan tol Kertosono-Kediri yang diperkirakan sepanjang 20,3 kilometer. "Tol ini akan menjadi penunjang Bandara Kediri yang telah masuk ke dalam proyek strategis nasional," katanya.
Jika dilihat dari catatan Dinas PU Bina Marga Jatim, pembangunan jalan tol di provinsi ini sudah cukup banyak. Sejak 2017 hingga tahun ini, telah terbangun jalan Tol Mantingan-Mojokerto, Surabaya-Mojokerto, Porong-Gempol (Relokasi), Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, Gempol-Pandaan dan Pandaan-Malang.
Pada tahun ini, sudah ada beberapa jalan tol yang diperkirakan mulai beroperasi. Seperti Tol Kertosono-Kediri (20,3 kilometer), Probolinggo-Lumajang (28 kilometer), Gresik-Bunder- "Java Integrated Industrial and Port Estate" (JIIPE)-Manyar (9 kilometer) serta dan Tuban-Gresik.