‘Saya denger ada ramai-ramai di Tunjungan. Saya juga kan masih muda, lalu saya ikut,” ucap Sutarmi dengan pakaian ala Indian tersebut.
Peserta lainnya, Aji Vagasto (21) mengaku sengaja ikut meramaikan Tunjungan Street Fashion Week dengan pakaian ala Java style.
“Saya sangat cinta dengan budaya sendiri. Ini juga sekaligus menyalurkan aspirasi saya,” ucapnya.
Jalan Tunjungan yang mulai dipadati fashionista akhirnya dibubarkan oleh petugas Satpol PP dan Dishub Surabaya karena keberadaannya dianggap sudah mengganggu arus lalu lintas.