Sebagai seorang buruh tani, Abdul Hari mendapat upah sebesar Rp40.000. Sebagian dari uang itu ditabungnya.
"Sehari-harinya kerja ke sawah orang," kata Julaikha.
Dari hasil kerjanya tersebut, Abdul Hari sisihkan uangnya untuk menabung agar bisa pergi ibadah haji. Dia pun mulai mendaftarkan haji pada tahun 2018.
"Uangnya itu terus ditabung mulai dari 2018," ucapnya.
Saat ini, Abdul Hari tercatat sebagai calon jemaah haji kelompok terbang (kloter) 32 dan akan berangkat haji pada 18 Mei 2024 mendatang.