Jatim kini menjadi daerah paling parah terpapar Covid-19. Data Gugus Tugas Nasional pada Minggu kemarin, Jatim mencatat lonjakan kasus baru sebanyak 518 kasus, sehingga total menjadi 16.658.
Tingginya kasus Covid-19 di Jatim antara lain karena rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker. Kondisi ini pun disesalkan Presiden Joko Widodo.
"Survei menyebut 70 persen masyarakat di Jatim tidak memakai masker, oleh sebab itu masifkan gerakan nasional disiplin protokol kesehatan," kata Jokowi dalam pengantar rapat terbatas penanganan Covid-19 di Istana Negara, Jakarta, Senin pagi.
Jokowi pun meminta semua elemen di Jatim mulai dari TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa hingga ormas untuk menggalakkan gerakan nasional disiplin protokol kesehatan. Ini antara lain dapat dilakukan dengan membangun komunikasi yang partisipatif.
Data Gugus Tugas juga menunjukkan jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Jatim bertambah 20 orang atau terbanyak di Indonesia. Dengan demikian total jumlah pasien yang meninggal di Jatim akibat Covid-19 ada 1.208 orang.
Adapun pasien sembuh juga melonjak menjadi 6.341 orang.