Terungkap Motif Pembunuhan di Sumenep, Pelaku Cemburu dan Sakit Hati Diejek

iNews
Polisi melakukan penyelidikan di lokasi kejadian pria di Sumenep tewas bersimbah darah akibat aksi pembacokan. (Foto: iNews TV)

SUMENEP, iNews.id - Satreskrim Polres Sumenep, Jawa Timur, berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang sempat menggegerkan warga Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (29/1/2026). Motif pelaku diduga cemburu dan sakit hati karena sering diejek oleh korban.

"Jadi motifnya cemburu, dan kami juga meminta keterangan kepada pelaku bahwa sebelum kejadian korban ini mengejek ke pelaku akhirnya terjadilah penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia," ujar Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Agus Rusdiyanto, Selasa (3/2/2026).

Dia mengatakan, pelaku bernama Lutfi sempat melarikan diri ke luar kota setelah kejadian. Selain menangkap pelaku, kata dia petugas juga menyita sejumlah barang bukti terkait penganiayaan berdarah yang menyebabkan korban tewas.

"Anggota Resmob, melakukan pengejaran, ada informasi bahwa pelaku ini melarikan diri ke suatu wilayah dan alhamdulillah pelaku atas nama Lutfi berhasil ditangkap di Desa Tambak, Kecamatan Omben Kabupaten Sampang," ucapnya. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 459 sub Pasal 458 ayat (1) jo Pasal 469 ayat (2) sub Pasal 468 ayat (2) KUHP Nasional dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.  

"Korban atas nama Mukhlis dan pelaku atas nama Lutfi. Setelah kejadian penganiayaan jadi pelaku ini melarikan diri," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Pria di Sumenep Tewas Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Pembacokan

57 tahun lalu

2 Oknum Polisi di Wakatobi Siksa 3 Remaja Ditetapkan Tersangka, Ini Motifnya

57 tahun lalu

43 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Suami Aniaya Selingkuhan Istri hingga Tewas

57 tahun lalu

Kasus Istri Siri Dianiaya Oknum Polisi Aiptu N, Bareskrim Dalami Bukti Medis Korban

57 tahun lalu

Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Bandar Sabu dan DPO Pembacokan di Kendari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal