Terungkap Kematian Pasutri di Malang, Keduanya Sempat Bertengkar soal Pinjam Motor

Avirista Midaada
Tim Inafis saat melakukan olah TKP kematian pasutri di Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada).

Dari situlah, lanjut dia tidak diketahui apa yang terjadi karena ayahnya Iin pergi untuk memberi makan ayam di samping rumahnya. Setelah memberi makan ayam, ayah Iin mendengar rintihan kesakitan.

"Lima belas menit kemudian saudara Kasum kembali masuk rumah dan mendengar Iin Andayani merintih seperti kesakitan dan setelah di cek ternyata sdri Iin Handayani ada di kamar anaknya dalam keadaan tertutup selimut sebagian badannya dan terlihat ada beberapa luka terbuka di badannya," ucapnya.

Sementara itu, Arik Wicaksono ditemukan oleh Kasum tewas dalam posisi tergantung di kamar belakang. Sedangkan Iin saat dievakuasi warga masih bernafas, namnun perempuan dua anak itu tewas saat tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lawang.

"Pada pukul 09.00 WIB, sdri Iin Handayani dinyatakan meninggal dunia di RSUD Lawang. Kami bersama tim identifikasi Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua bilah belati, seprei dengan bercak darah, dan tiga unit handphone milik korban dan saksi," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menduga peristiwa temuan dua pasutri yang ditemukan tewas ini berkaitan dengan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pembunuhan. Dimana terduga pelaku yakni suami korban membunuh Iin Andayani, lalu pelaku bunuh diri.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Pasutri Ditemukan Tewas di Rumahnya di Malang, Berawal Suara Rintihan Kesakitan

57 tahun lalu

Pasutri Ditemukan Tewas di Rumahnya di Malang, 1 Luka Tusuk 1 Tergantung di Kamar

57 tahun lalu

Kesal Motor Mogok, Pria di Pangkep Nekat Bakar Kendaraannya hingga Hangus

57 tahun lalu

Terobos Lampu Merah, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Sidoarjo

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jember, Motor Ditumpangi 2 Perempuan dan Balita Terjun ke Sungai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal