Tertipu Rumah Syariah hingga Rp8,5 Miliar, Puluhan Warga Laporkan Pengembang ke Polda Jatim

Rahmat Ilyasan
Puluhan korban dugaan penipuan rumah berkedok syariah mendatangi Mapolda Jatim, Selasa (4/1/2022). (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan).

"Ya saya tidak mau. Sebab, itu hasil tabungan saya. Saya kumpulkan Rp1.000-Rp2.000 hasil jualan es. Sekarang tidak bisa jualan lagi karena pandemi," tuturnya. 

Karena itu dia berharap kepada aparat penegak hukum untuk membantu, menangkap para pengembang, sehingga uang yang sudah diinvestasikan bisa kembali. "Saya mohon sekali kepada bapak-bapak penegak hukum untuk membantu," ujarnya. 

Kuasa hukum para korban, M Soleh mengatakan, jumlah korban pengembang PT Indo Tata Graha berjumlah ratusan, terbagi atas tiga perumahan yakni Graha Permata Juanda, Bumi Madinah Juanda dan Madinah Asri Kanjuruhan. Total investasi para korban sebesar Rp8,5 miliar. 

"Modusnya berkedok agama, menggunakan konsep syariah, sehingga ada blok madinah, Al Ayyubi dan lain-lain, sehingga korban yang mayoritas muslim terkesima. Tapi begitu dibayar, pengembang pergi dan sejak 2017 wujud (perumahan) tidak ada," katanya. 

Soleh berharap, pengembang PT Indo Tata Graha, Dadang Hidayat, segera ditangkap agar para korban mendapat keadilan. "Kemarin Dadang Hidayat masih aktif di IG mau bikin pelatihan. Kalau tidak segera diusut, kami kuatir korbannnya lebih banyak lagi," ujarnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Riau Bongkar Jual Beli Situs Bank Palsu, Korban Rugi hingga Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta

57 tahun lalu

Viral Pria Mengaku Sultan Tipu Warga Banyumas Rp50 Juta, Janjikan Berangkat Haji

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

57 tahun lalu

Penipuan Modus Jual Titik Dapur MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal