Gus Halim mengungkapkan pihaknya terus mendorong Pemda untuk meningkatkan alokasi dana desa (ADD) untuk desa-desa di wilayahnya.
Menurutnya, hingga tahun 2021 ini total APBDes desa bernilai Rp121 triliun. Proporsi APBDes tersebut Rp72 triliun atau 60 persen dari Dana Desa dan Rp38 triliun atau 40 persen dari ADD.
“Jika dilihat dari tahun 2015 memang ada tren peningkatan ADD dari Pemda untuk desa-desa di Indonesia. Ini tentu kita syukuri karena semakin besar ADD dikucurkan ke desa-desa maka proses realisasi pemenuhan kebutuhan desa akan semakin cepat terpenuhi,” katanya.
Gus Halim menambahkan, pembangunan desa akan semakin efektif jika ada pembinaan dan pengawasan terhadap pemanfaatan dana desa.
Untuk itu, pemerintah daerah dapat melibatkan pendamping desa. Menurutnya, selama ini komunikasi yang terjalin antara pendamping desa dengan pemerintah daerah masih sangat minim.