"Jatim juga berhasil menekan angka PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Survei SMRC menunjukkan bahwa Jatim memiliki angka PHK yang terendah di Pulau Jawa, yakni hanya empat persen," ujarnya.
Atas capaian itu, Khofifah mengklaim Jatim sudah bergerak sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Penanganan kesehatan (Covid-19) dan pemulihan ekonomi bisa dilakukan dengan baik.
"Penanganan kesehatan dan ekonomi terus kami seimbangkan, sehingga masyarakat Jatim tidak terpapar corona dan tidak terkapar karena PHK. Kami akan terus melakukan lompatan mengatasi krisis kesehatan dan ekonomi," ujarnya.
Tak hanya itu, Jatim saat ini terus berupaya menekan angka kematian akibat Covid-19. Di antaranya mulai dari relaksasi rumah sakit, audit terkait kematian, pembagian alat canggih High Flow Nasal Canul dan pengembangan terapi plasma konvalesens.