Tari Perang Sadeng Bakal Ramaikan Karnaval Budaya di Jember, Karya Seni Sarat Sejarah

rully
Talent sedang berlatih tari Perang Sadeng di kawasan Pantai Pancer, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember. Foto: Istimewa

Bersama Keta, terletak di sekitar Besuki atau wilayah Situbondo, orang-orang Sadeng terlibat konfrontasi dengan pasukan Majapahit pada 1331 Masehi. Gajah Mada punya peran dalam upaya memadamkan perlawanan ini.

Sementara tari Perang Sadeng digagas oleh Ketua Bumdes Grenden M Solikin sejak 2020 lalu. Karya seni tari ini menceritakan hancurnya kerajaan Sadeng setelah diserbu pasukan Majapahit. Kerajaan Sadeng kalah akibat gempuran pasukan yang dipimpin Maha Patih Gajah Mada.

“Kami juga ingin menunjukkan peradaban asli Wong Sadeng dengan suku yang ada. Seperti Jawa, Madura, Mandar, dan Osing. Selama ini mereka hidup bersama di selatan Sadeng Puger yang memiliki kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman potensinya,” pungkas Heru.

Editor : Mahrus Sholih
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bus di Jember Hangus Terbakar Saat Melintas di Jalan Arwana

57 tahun lalu

Bea Cukai Jember Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Skala Besar Bernilai Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

Tragis! Ambil Layang-Layang di Atap Gedung, Bocah di Jember Tewas Tersengat Listrik

57 tahun lalu

Tabrakan Beruntun 2 Motor dan Mobil di Jember Terekam CCTV, 4 Orang Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Motor dengan Truk di Jember, 2 Perempuan Tewas Terlindas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal