Tangis Haru Warnai Kegiatan Tadarus dan Pondok Ramadan di Lapas Perempuan Malang

Avirista Midaada
Sejumlah warga binaan Lapas Perempuan Kelas II A Malang khusyuk membaca Alquran. (Avirista Midaada).

"Alhamdulillah saya merasakan secara pribadi maupun teman-teman yang lain banyak sekali manfaat, banyak sekali perubahan dan yang lebih penting lagi kebersamaan kami sesama napi lebih ada silaturahmi yang lebih dekat," tuturnya. 

"Jadi yang secara pribadi saya rasakan keimanan saya dan juga dengan adanya tilawah di bulan Ramadan ini kebanyakan saya dan teman-teman banyak peluang dan waktunya untuk banyak beribadah, banyak bertilawah, banyak bersedekah, itu yang saya rasakan," katanya. 

Lain pula dengan Indah Nuari, perempuan yang divonis 9 tahun penjara akibat mengonsumsi narkoba ini mengaku lebih tenang hatinya saat melantunkan ayat-ayat Alquran selama kegiatan tadarus. Apalagi, selama Ramadan ini waktu membaca Al-Quran lebih lama dibandingkan hari-hari biasanya di luar Ramadan. 

"Satu harinya bisa satu sampai dua kali katam. Jadi satu bulan 50-60an. Dua kali itu kelompok, satu kelompok 4 orang. Jadi dua juz dibagi, 50-60 katam," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Viral Dugaan Fasilitas Mewah untuk Napi di Lapas Cilegon, Humas: Tidak Ada!

57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Penembakan di Rumah Pegawai Lapas Tebing Tinggi, Usut Pelaku Teror

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Polrestabes Bandung Bongkar 30 Kasus Narkoba saat Ramadan, 39 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal