Tak Ingin Gagal Panen Lagi, Para Petani di Lamongan Berburu Tikus pada Malam Hari

Abdul Wakhid
Petani di Lamongan berburu tikus menjelang masa tanam padi. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)

LAMONGAN, iNews.id - Hama tikus merajalela merusak tanaman padi para petani di Lamongan, Jawa Timur (Jatim). Untuk mengatasinya, para petani hewan pengerat ini pada malam hari.

Perburuan tikus ini dilakukan petani dengan tujuannya agar saat musim tanam nanti, tanaman padi tidak diserang hama tikus. Mereka sudah gagal panen akibat serangan tikus pada musim tanam sebelumnya.

Kegiatan berburu ini dilakukan para belasan petani di Desa Suko Songo, Kecamatan Kembang Bahu, Lamongan. Setiap malam, petani melakukan gropyokan atau memburu tikus yang ada di sawah menggunakan alat penerangan dan kayu untuk memukul.

Salah satu petani, Nur Iksan, pengerahan warga untuk berburu tikus di malam lebih efisien dari pada siang hari. Warga yang turut serta berburu tak hanya bapak-bapak tapi juga pemuda hingga anak-anak.

“Alasan melakukan gropyokan ini karena petani akan masuk masa tanam padi. Sementara kegiatan dilakukan malam hari, karena tikus keluar sarang pada malam hari,” katanya, Rabu (11/11/2020) malam.

Para petani berencana terus melakukan gropyokan tikus hingga tanaman padi sudah tumbuh. Tanaman padi merupakan satu-satunya harapan para petani di tengah pandemi Covid-19.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Tragis! Perbaiki Kendaraan di Bahu Jalan, Sopir Truk Tewas Ditabrak Truk Tronton di Lamongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal