"Beliau sejak pertama kali datang sudah ingin tinggal di Indonesia. Beliau ingin mendirikan pesantren atau yayasan penghafal quran, ia ingin mencetak tahfidz-tahfid quran di sini (Indonesia)," tutur Eka.
Syekh Ali Jaber sempat menjadi korban penusukan saat mengisi tausiah di Masjid Falahuddin, Lampung, 13 September 2020 lalu.
Syekh Ali Jaber ditusuk dengan pisau di bagian lengan kanan hingga harus mendapat 10 jahitan.