Suami Nikah Lagi Diduga Picu Aksi Ibu Racuni 3 Anaknya di Jombang

Ihya Ulumuddin
Mukhtar Bagus
Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)


Selasa pagi, 16 Januari 2018, Evi ditemukan tergeletak di kamar mandi rumahnya dalam kondisi kritis. Sementara tiga anaknya, masing-masing SMS (6), BVUAQ (4), dan UF (4 bulan) sudah tidak bernyawa dengan mulut berbusa. Kuat dugaan ketiga korban tewas setelah diminumi obat serangga oleh Evi. Setelah itu, Evi berusaha bunuh diri dengan meminum racun itu.

Amarah pada Pasangan

Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel mengatakan, kasus ibu yang berusaha bunuh diri dengan minum racun setelah meracuni tiga anaknya hingga tewas, mengingatkannya pada kasus-kasus yang masuk ke Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI). Mereka menyebutnya sebagai segitiga maut, yakni perceraian, perebutan kuasa asuh, dan penutupan akses oleh salah satu orang tua sehingga anak tidak lagi bisa berinteraksi dengan orang tuanya yang lain.

Seiring meningginya kasus perceraian, perebutan kuasa asuh yang diwarnai amarah antarorang tua juga semakin tinggi. Hasil riset Myrna Dawson, peneliti asal Kanada menyebutkan, perebutan kuasa asuh meningkatkan potensi terjadinya filicide atau pembunuhan terhadap anak oleh orang tuanya yang didorong oleh dendam atau sakit hati terhadap pasangan atau mantan pasangan. Apalagi jika orang tua diketahui mengidap kelainan psikologis tertentu.

“Barangkali, di situ benang merah pada kasus Jombang yang sangat memilukan ini. Amarah pada pasangan atau mantan pasangan membuat pelaku gelap mata. Dibutuhkan kerja polisi untuk menyelidiki kasus ini,” kata Reza.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk

57 tahun lalu

Tragis! Ibu Muda di Mamuju Ajak 3 Anak Minum Racun Rumput Dicampur Cokelat

57 tahun lalu

Terungkap! Penyebab Kematian Kades Buncitan Sidoarjo Murni Bunuh Diri, Ini Motifnya

57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

57 tahun lalu

Pilu! Anak SD yang Bunuh Diri di Ngada Harus Bayar Uang Sekolah Rp1,2 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal