"Kekurangan gula ini sebagian didatangkan dari Jatim," katanya.
Data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, pada Rabu (11/3/2020) menunjukkan, harga gula pasir diberbagai pasar rakyat di Jatim merangkak naik. Sebelumnya harga gula pasir rata-rata Rp12.500-13.000 per kilogram, pada Januari 2020. Kini harga naik menjadi rata-rata Rp16.500-17.000 per kilogram.
"Selain akibat permintaan yang meningkat, kenaikan harga gula pasir ini juga akibat belum masuknya masa musim giling atau panen tebu. Sehingga produksi gula menurun," kata Kepala UPT Perlindungan Konsumen Disperindag Jatim, wilayah Bojonegoro, M. Hamid Pellu.
Untuk itu, pihaknya bakal melakukan upaya seperti menggelar pasar murah gula pasir. Nantinya dalam pasar murah itu, pihaknya bakal menjual harga gula di bawah harga eceran tertinggi (HET) yakni di bawah Rp12.500 per kilogram.
Rencananya pasar murah gula pasir itu digelar hari ini Kamis (12/3/2020). "Persediaan gula pasir yang kami siapkan sebanyak 2,5 ton," katanya.