“Kami benar-benar kehilangan dengan kematian Budi. Dia orangnya jujur, benar-benar supel, senang membantu teman-teman. Sepanjang yang kami ketahui, dia selalu baik kepada siapa saja, juga kepada anak didiknya. Di luar sekolah juga selalu baik,” kata Luki Sulistyo.
Usai berdoa, puluhan siswa SDN Banjarmelati 2 melaksanakan takziah ke rumah Budi Hartanto. Selain para siswa, tetangga dan kerabat korban terus memadati rumah korban untuk melakukan takziah.
Jenazah Budi Hartanto telah dimakamkan keluarganya di taman pemakaman umum Kelurahan Tamanan, Kota Kediri, Kamis dini hari (4/4/2019). Korban dimakamkan setelah jenazahnya diautopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo Kota Blitar dan polisi memastikan identitasnya.
Mayat Budi Hartanto ditemukan di Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Rabu (3/4/2019) pagi di dalam koper. Korban dalam kondisi tanpa kepala, tanpa busana dan meringkuk dalam koper. Polisi masih berupaya mencari anggota tubuh korban termasuk barang bukti pendukung lainnya.