Sosok Susuktunggal Pembuat Palangga Batu Sakral yang Dipakai Prabu Siliwangi

Avirista Midaada
Prabu Siliwangi (Ilustrasi/Okezone)

Hanya saja antara Susuktunggal dan Anggalarang terselang oleh raja-raja seperti Banyaklarang-Banyak Wangi-Munding Kawati. 

Di Purwaka Caruban yang ditulis pada (172) pun terkena penyakit babad umumnya. Misalnya, dari Wastu Kancana ke Maharaja Adimulya hanya terhalang oleh empat raja. 

Padahal Maharaja Adimulya adalah tokoh yang dalam Carita Parahiyangan disebut sebagai Tamperan alias Rakeyan Panaraban, putera Sanjaya.

Menurut Poerbatjaraka, Rakeyan Panaraban sama dengan tokoh Rakai Panangkaran, putera Sanjaya dalam Prasasti Raja Balitung (907), masa hidupnya pada abad ke-8, sedangkan masa hidup Wastu Kancana pada abad ke-15, selisih tujuh abad atau tujuh ratusan tahun.

Tentu saja sangat tak masuk akal jika selisih waktu tujuh abad hanya terisi oleh empat orang raja. 

Susuktunggal memang putera Wastu Kancana. Bisa jadi ia adalah putera sulung yang dijadikan raja di Pakuan. Ini adalah raja daerah, sehingga tidak meneruskan memegang keprabuan. Karena itu, dia tidak bisa dimasukkan ke dalam silsilah khusus Susuhunan Sunda.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemudik Sekeluarga Kecelakaan di Jalur Klemuk Batu, 1 Orang Tewas 3 Luka

57 tahun lalu

Polda Jatim Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi Probolinggo di Batu dan Pasuruan

57 tahun lalu

Kisah Prabu Surawisesa, Putra Prabu Siliwangi yang Gagal Pertahankan Kejayaan Pajajaran

57 tahun lalu

Misteri Prabu Siliwangi, Raja Legendaris Kerajaan Sunda

57 tahun lalu

Kisah Tragis Ratu Nilakendra, Raja Pajajaran yang Lari ke Hutan saat Istana Diserbu Banten

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal