“Almarhum dinas di Ditsamapta Sabhara Polres Jombang. Almarhum, sosok yang baik, pendiam. Menurut saya baik lah. Tidak ada tanda-tanda kalau ada masalah keluarga,” katanya.
Diketahui, Briptu Riyan, anggota Polres Jombang tewas akibat disiram bensin dan dibakar oleh Briptu FN, istrinya yang berdinas di Polres Mojokerto Kota.
Briptu Riyan kesulitan menyelamatkan diri karena saat itu tangan kirinya diborgol oleh istrinya dan dikaitkan dengan tangga lipat.
Setelah dilarikan ke rumah sakit, Briptu Riyan akhirnya meninggal dunia pada Minggu (9/6/2024). Diduga, peristiwa itu terjadi akibat emosi Briptu FN setelah mengecek saldo ATM korban yang hanya tersisa Rp800.000. Padahal, korban baru saja menerima gaji ke-13 sebesar Rp2.800.000.