Siswi SMP di Lamongan Trauma Seusai Dibotaki, Partai Perindo: Setop Kekerasan di Sekolah!

Dimas Choirul
Tangkapan layar siswa yang dibotaki oknum guru SMPN I Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara Nasional DPP Partai PerindoIke Julies Tiati atau Ike Suharjo mengaku prihatin atas perilaku seorang guru SMPN I Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur yang mencukur rambut 19 siswinya. Guru tersebut memberikan hukuman memotong rambut belasan siswi lantaran memakai jilbab tanpa menggunakan ciput.

"Partai Perindo mengecam tindakan guru yang memberikan hukuman berupa memotong rambut belasan siswi gegara memakai jilbab tanpa menggunakan ciput. Karena sebagai guru, orang tua di sekolah, seharusnya bisa memberikan teguran dan atau hukuman yang lebih mengedukasi sehingga tidak perlu sampai menggunakan kekerasan," ujar Ike, Jumat (1/9/2023).

Ike yang juga merupakan Bacaleg DPR RI Dapil Sumatera Selatan 2 itu meminta KPAI untuk memberikan pendampingan terhadap belasan anak tersebut. Sebab dengan mendapat tindakan kekerasan berupa memotong rambut hampir botak, pasti akan memberikan pengaruh secara psikologis terhadap anak-anak tersebut.

"Oleh karena itu, pendampingan secara psikologis diperlukan untuk memastikan bahwa anak-anak tersebut dapat kembali mengikuti pembelajaran secara normal kembali," kata Ike yang merupakan mantan news anchor tersebut.

Selain itu, Partai Perindo juga meminta pihak sekolah dan Dinas Pendidikan setempat untuk memberikan teguran dan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Jika memberikan teguran dan hukuman menggunakan kekerasan, justru akan menyebabkan trauma terhadap anak. Oleh karena itu, diperlukan tindakan-tindakan humanis dalam memberikan hukuman," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, baru-baru ini viral di media sosial seorang guru SMPN I Sukodadi, Lamongan tega membotaki rambut 19 siswinya karena tidak memakai ciput. Akibat perbuatannya ini, sejumlah wali siswa memprotes keras. Bahkan mereka menuntut supaya guru tersebut dipecat secara tidak hormat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Realisasikan Aspirasi Masyarakat, Yusuf Bora Fokus Pemberdayaan UMKM di Sumba Barat Daya

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Lamongan, Mobil Xenia Tabrak 2 Warga di Pinggir Jalan

57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Perindo Sulsel Perkuat Struktur, Siap Hadapi Verifikasi dan Dorong Keterwakilan Suara Masyarakat

57 tahun lalu

Perindo Sumut Salurkan 41 Hewan Kurban Serentak di 33 Kabupaten Kota, Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal