Sikapi Hasil Pilpres, Said Aqil Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Ihya Ulumuddin
Ketum PBNU Said Akil Siraj. (Foto: Sindonews).

Said mengingatkan, proses demokrasi di Indonesia juga turut mendapat pantauan dari dunia internasional. Indonesia, kata dia, selama ini dipandang sebagai negara yang mayoritas muslim. Situasi itu membuktikan Islam dan demokrasi tidak bertentangan.

"Islam dan demokrasi saling memperkuat. Islam bisa diperkuat dengan demokrasi. Demokrasi bisa berjalan dengan nilai-nilai Islam yang universal," katanya.

Untuk diketahui, imbauan Said ini disampaikan menyusul ketegangan masyarakat setelah melihat hasil hitung cepat pemilu, Rabu (17/4/2019) lalu.

Selain klaim kemenangan, ancaman kekacauan dan gerakan inkonstitusional juga muncul diberbagai media sosial.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putusan Rapat Konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU Final, Mengikat secara Konstitusional

57 tahun lalu

Rapat PBNU di Lirboyo Putuskan Muktamar ke-35 NU Segera Digelar untuk Akhiri Konflik

57 tahun lalu

Dukung Rais Aam dan Ketum, Pesantren Krapyak Imbau PBNU Hormati Otoritas Kiai Sepuh

57 tahun lalu

Polemik PBNU, Pertemuan Kiai Sepuh dengan Gus Yahya dan Rais Aam Digelar Tertutup di Jombang

57 tahun lalu

Kader Muda NU Serukan PBNU Kembali ke AD/ART dan Hormati Islah Para Kiai Sepuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal