SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengawasan urbanisasi yang biasa terjadi usai Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pendatang yang kerap terjadi setelah arus mudik dan balik Lebaran.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk mengadu nasib di Kota Pahlawan,Pemkot Surabaya menyatakan tidak semua pendatang bisa bebas masuk tanpa persiapan yang jelas.
Wali Kota SurabayaEri Cahyadi, menegaskan bahwa setiap pendatang akan dipantau secara menyeluruh, termasuk pekerjaan dan sumber penghasilan.
“Kalau tidak memiliki pekerjaan yang jelas, tentu akan kami pertimbangkan untuk tidak masuk ke Surabaya,” ujarnya dikutip dari iNews Surabaya, Senin (23/3/2026).
Kebijakan ini diambil sebagai upaya mencegah munculnya berbagai persoalan sosial baru di perkotaan. Setiap tahun, gelombang urbanisasi pascalebaran membawa dampak serius bagi kota besar seperti Surabaya.