Setahun Tragedi Kanjuruhan, Ibu di Malang Setiap Hari Ziarah ke Makam Sang Anak

Deni Irwansyah
Setahun Tragedi Kanjuruhan, Ibu di Malang Setiap Hari Ziarah ke Makam Sang Anak (Foto: iNews/Deni Irwansyah)

Dia mengaku sering sakit kepala. Pada bulan Juli lalu, setelah melakukan CT Scan, Sherly divonis terkena meningitis di otak. Bahkan, sebagian ingatan Sherl juga hilang akibat mengalami benturan di kepala saat ia mencoba menyelamatkan diri keluar dari gate 12 Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

"Saya nyadarnya waktu itu jatuh ternyata kebentur-bentur, keinjak-injak juga. Saya itu sebelumnya enggak pernah sakit kepala cuma paling pusing biasanya," ucap Sherly.

Tentu tragedi Kanjurahan ini begitu meninggalkan trauma bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Baik Khofifah dan Sherly, telah pasrah terhadap penegakan hukum untuk kejadian mengerikan tersebut.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Partai Perindo Badung Eratkan Kebersamaan lewat Milad dan Ziarah Wali Pitu di Bali

57 tahun lalu

Polemik Pembongkaran Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Ini Kesepakatan Kontaktor dan Keluarga

57 tahun lalu

2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Tumpahkan Emosi saat Bertemu Manajemen Arema

57 tahun lalu

Jelang Laga Indonesia U23 vs Uzbekistan, Ernando Ari Telepon Ibunda Minta Doa

57 tahun lalu

Setahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Masih Trauma hingga Takut Nyalakan TV

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal