Karena itu, dirinya terus berkomunikasi dengan semua partai. Selain karena PDIP tidak bisa mengusung calon sendiri, bangunan komunikasi itu juga diperlukan untuk menyamakan persepsi maupun visi perjuangan.
"Kalau platform partai sama, visi sama. Insya Allah ada jalan. Makanya, saya tidak hanya mendaftar sebagai calon bupati saja, tetapi juga calon wakil bupati. Apapun yang direkomendasikan, saya akan terima," katanya.
Diketahui, Amir sempat gagal menjadi calon bupati Tuban pada 2015 silam. Pasalnya, Partai Golkar yang menjadi mitra koalisi PDIP mengusung calon lain.