RSSA Malang Siap Operasi Perdana Pemisahan Bayi Kembar Siam, Kerahkan 18 Dokter Spesialis

Avirista Midaada
RSSA Malang saat beri keterangan terkait operasi pemisahan bayi kembar siam bernama Aliyah dan Aisyah berusia 11 bulan. (foto: Avirista Midaada /MPI)

Sementara itu, tim dokter dari spesialis anak dr Satrio Wibowo menyebutkan, ada sekitar 40-50 dokter dan tenaga kesehatan, termasuk perawat yang tergabung dalam tim gabungan. Tim dokter dan nakes ini juga merupakan tenaga berpengalaman dan memiliki kompetensi tidak diragukan lagi.

"Karena ini merupakan tindakan pertama dan cukup kompleks, maka kami melibatkan banyak tim di sini. Tadi sudah disampaikan beberapa anggota tim yang nanti akan menangani secara langsung," kata dr Satrio Wibowo.

Adapun dalam tim gabungan operasi pemisahan kembar siam ini terdiri atas Ketua Tim dr Eko Sulistijono, Sekretaris dr Setya Mitra H. Kemudian pelaksana tindakan pemisahan dan perawatan pascatindakan antara lain Spesialis Bedah Anak dr Widanto.

Kemudian, Spesialis Bedah Plastik Dr dr Herman Yosef, dokter Spesialls Bedah Toraks Kardiovaskular (BTKV) dr Artono. Selanjutnya dokter Spesialis Anestesi Dr Aswaco Andy Asmoro, Dr Rudi Dyno dan Dr Wiwi Wijaya. Berikutnya dokter Spesialis Anak Dr Saptadi, Dr Kurniawan Taufik Kadafi dan Dr dr Satrio Wibowo.

"Jadi betul-betul perawatan observasi kami secara multidisiplin dari awal persiapan hingga sampai selesai nanti. Kami pun juga secara tim dari awal beberapa bulan yang lalu sudah mengadakan persiapan dengan tim yang cukup besar dengan anggota multidisiplin berbagai bidang ilmu," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Begal Sadis di Jeneponto Ditangkap, 2 Nakes Jadi Korban hingga Patah Tulang

57 tahun lalu

Update 4 Nakes Diserang KKB di Tambrauw, 2 Tewas 2 Selamat Lari ke Pos TNI

57 tahun lalu

Bolos 5 Bulan, 2 Dokter Spesialis RSUD Sejiran Setason Dipecat Bupati Bangka Barat

57 tahun lalu

400 Nakes Demo di Kantor Bupati Brebes, Tuntut Pencairan TPP sejak Januari

57 tahun lalu

Pangdam XVII/Cenderawasih Jenguk Guru dan Nakes Korban Kebrutalan OPM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal