Sementara itu, Analis Politik Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam menilai, sikap Risma menunjukkan bahwa dia setuju dengan keputusan DPP PDIP.
"Bu Risma mempunyai kedekatan khusus dengan Bu Mega, jadi tidak mungkin beda frekuensi. Karena keputusan di PDIP itu kan sangat kuat dari DPP, menurut saya, Bu Risma menyesuaikan frekuensi DPP PDIP," kata Surokim.
Dia juga sepaham bila Risma tidak banyak bicara mengenai polemik tersebut. Menurutnya, keputusan Wali Kota Surabaya untuk diam, merupakan sikap yang tepat.
"Memang lebih baik diam dan tidak masuk ke polemik ini," ujar dia.