Wisatawan asal Kediri, Husni mengaku sengaja berlibur ke Bromo karena penasaran dengan fenomena embun beku, meskiharus menembus dinginnya cuaca.
"Duingine mantap (dinginnya mantap), tapi indah seperti di Eropa," katanya.
Dari pantauan suhu udara di kawasan Bromo saat pagi tadi mencapai 1 derajat Celcius. Untuk mencegah terjadinya hipotermia, pengelola wisata Bromo mengimbau wisatawan untuk melengkapi diri dengan baju hangat seperti jaket, syal, sepatu, sarung tangan dan alat penghangat tubuh lainnya.
Embun beku di kawasan Bromo ini bisa dijumpai di lautan pasir sisi tebing Metigen atau dikenal dengan sebutan pasir berbisik.
Diprediksi fenomena embun beku akan terus berlangsung hingga Agustus dan mencapai puncaknya pada pertengahan Juli nanti.