"DPRD ini kan rumah perwakilan mereka, jadi tentu kita terima dengan tangan terbuka. Tuntutan yang mereka bawa ada banyak dan sangat konstruktif. Salah satunya meminta keberlanjutan program MBG karena mereka di lapangan merasakan langsung bagaimana program ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat bawah," ujar Oktaviani.
Aksi di depan kantor DPRD ini ditutup dengan penyerahan berkas pakta integritas dari koordinator lapangan kepada pimpinan DPRD Lumajang untuk diteruskan ke tingkat pusat. Setelah dokumen diserahkan, sekitar 8.000 pendemo langsung membubarkan diri dengan tertib tanpa menyisakan kericuhan.