Rezeki Pisang Molen Cak Bambang Makin Manis

Ihya Ulumuddin
Pedagang pisang molen di Surabaya, Cak Bambang bersyukur usahanya berkembang berkat sentuhan BRI. (Foto: MPI)

Namun, Bambang tidak putus asa. Dia yakin Tuhan memberikan jalan atas kesabaran dan kerja kerasnya.

Sebelum jualan molen, Bambang bekerja mejadi buruh sebuah perusahaan konveksi di Tanjung Perak Surabaya. Tujuh tahun pria asal Dander, Bojonegoro ini mengais rezeki di sana.

Selama tujuh tahun itu dia keliling ke beberapa kota untuk mengambil dan mengirimkan pesanan perusahaan. Aktivitas ini membuat Bambang jenuh. Apalagi, dia juga tidak bisa pulang sewaktu-waktu, sehingga jarang bertemu keluarga.

KUR BRI Buka Jalan Rezeki 

Karena itu pada tahun 2006 dia memilih keluar dan berencana membuka usaha konveksi sendiri. Sayang dia tidak punya modal untuk mewujudkan memipinya. “Saya sempat menganggur. Sampai akhirnya nekat jualan pisang molen ini,” tuturnya.

Keputusan nekat ini ternyata menemukan jalannya. Setahun berselang dia mendapat pinjaman modal dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Uang tersebut digunakan untuk sewa kontrakan di Surabaya dan membuat rombong. 

“Sudah empat kali saya pinjam BRI. Pertama Rp15 juta, lalu Rp25 juta dan Rp15 juta. Terakhir waktu Pandemi Covid-19. Saya pinjam KUR (Kredit Usaha Rakyat) lagi Rp20 juta,” tuturnya. 

Bambang mengaku sangat terbantu atas pinjaman KUR BRI tersebut. Selain karena bunganya ringan, syaratnya juga mudah. “Saya hanya pakai STNK motor dan foto rombong molen ini,” katanya.

Diketahui, KUR BRI masih menjadi andalan para pelaku usaha, terutama UMKM untuk terus berkembang. Bunga yang hanya 0,5 persen per bulan menjadi solusi jitu bagi para pelaku UMKM saat mengalami kesulitan modal. Pada akhirnya, usaha mereka bisa survive dan naik kelas.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari dalam keterangan resminya, mengatakan, BRI menjadi bank dengan penyaluran KUR UMKM terbesar di Indonesia. Hingga triwulan ketiga 2023 misalnya, jumlah debitur KUR baru mencapai 1,44 juta. 

"Jumlah tersebut melampaui target pemerintah, yakni 1,36 juta debitur KUR baru di tahun 2023," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BRI Bangkitkan Ekonomi Perempuan dan Bawa Tenun Lurik Jangkau Pasar Lebih Luas

57 tahun lalu

Capai 100 Ekor, Ini Kisah UMKM Susu Kambing Ras Farm Tumbuh Pesat berkat KUR BRI

57 tahun lalu

Kredit Nol Persen Haguet Diluncurkan, 3.000 UMKM Kalteng Siap Naik Kelas

57 tahun lalu

LRT Sumsel Diserbu 213 Ribu Penumpang saat Lebaran, Ekonomi Rakyat Ikut Ketiban Berkah

57 tahun lalu

KUR BRI Aliri Sawah Rakyat, Gerakkan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal