Kawasan itu juga dilengkapi lebih dari 206 jenis flora, termasuk pohon-pohon langka seperti palem raja, kunto bimo, kenari, dan sebagainya, yang sebagian bahkan sudah berusia lebih dari 60 tahun.
"Suasana kantor yang dikelilingi ruang hijau menjadi simbol bahwa seluruh kader terus menempatkan lingkungan sebagai landasan kerja kepartaian," katanya.
Visi itu pula kata Adi yang dikerjakan para wali Kota Surabaya kader PDI Perjuangan sejak 2002, sehingga Surabaya yang semula panas menjadi rindang dan hijau.
Kawasan sekitar kantor DPC PDIP Surabaya juga melekat degan salah satu ikon Surabaya, yakni monumen “Suro dan Boyo” di depan KBS, dilingkupi taman yang asri, hijau dan rindang. Taman ini merupakan lokasi favorit pengambilan foto dan video, karena instagramable.
Diketahui, DPC PDIP Surabaya menempati kantor baru di Jalan Setail mulai 5 September 2019. Banyak ruangan bisa dimanfaatkan untuk aktivitas kepartian, mulai dari rapat, aktivitas sekretariat, melayani pengaduan warga, ruang kerja tim advokasi hukum untuk rakyat, ruang diskusi, dan sebagainya.