Kaesar menambahkan, dana yang dipakai dalam razia perut lapar merupakan hasil patungan dan sumbangan donatur.
Melihat respons sejumlah komunitas yang antusias dalam aksi sosialnya itu, Kaesar berencana memperluas sasaran aksi razia perut lapar hingga ke daerah-daerah pinggiran Tulungagung.
Pedagang keliling, Tugiyem mengaku telah beberapa kali daganganya diborong para pemuda tersebut.
Pedagang nasi dan punten pecel ini mengakui, selama PPKM Darurat penjualannya turun hingga 30 persen.
“Jualan lagi susah. Sudah dua kali ini dagangan saya diborong anak-anak muda. Mereka sangat membantu para pedagang seperti saya ini,” ucapnya.