Kepala Sekolah SMA Mojosari Ibnu Mudzakir mengatakan untuk guru di wilayah Rayon Timur, diikuti 666 guru. Mereka terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Guru Tidak Tetap (GTT) serta Pegawai Tidak Tetap (PTT).
“Jadi seluruhnya harus ikut tes, baik negeri maupun swasta. Nanti, hasil rapid test ini diserahkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jatim sebagai syarat untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka,” katanya.
Diketahui, pada 18 Agustus lalu, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim menggelar uji coba belajar tatap muka untuk jenjang SMA sederajat di 36 kabupate/kota di Jatim. Di Mojokerto, uji coba belajar tatap muka ada di enam sekolah, yakni SMKN Dlanggu, SMA Diponegoro Gondang dan SMLB Mojosari, SMK Tamsis, SMA 1 dan SLB Pertiwi.