Rampok dan Bunuh Tetangga, Kakak Adik di Malang Dihukum 18 Tahun Penjara

Avirista Midaada
Dua terdakwa kakak beradik yang disangkakan merampok dan membunuh tetangga di Malang. (Foto: Avirista Midaada / MPI)

"Barang bukti satu buah pisau dapur dengan gagang warna cokelat, dalam kondisi patah merupakan alat yang dipergunakan untuk melakukan tindak pidana," katanya.

Hakim juga telah mempelajari mengenai rekaman CCTV yang tersimpan dalam sebuah flashdisk berukuran 64 gb yang berisi unduhan video rekaman dengan format file Jav. Rekaman itu diambil Digital Video Recorder (DVR) yang menjadi pertimbangan menjatuhkan pidana kepada para terdakwa.

Hakim juga menolak upaya pembelaan dari penasihat hukum terdakwa yang sempat membahas mengenai bukti P7 dan P8, yang dikeluarkan Polres Malang. Hakim menganggap itu bagian dari materi atau objek praperadilan.

"Pembelaan dari tim penasehat hukum terdakwa dihubungkan dengan bukti P7 dan P8, maka hal tersebut merupakan materi atau objek dari praperadilan, yang seharusnya diajukan pada saat proses di kepolisian, bukan pada saat di persidangan karena di persidangan adalah mencari kebenaran materiil bukan prosedural," ujarnya.

Sementara kuasa hukum terdakwa, Henru Purnomo mengatakan akan mengajukan banding kepada vonis persidangan yang diputuskan oleh majelis hakim. Menurutnya, ada beberapa putusan yang tidak seperti fakta sebenarnya di lapangan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Membubung 800 Meter dari Puncak

57 tahun lalu

Tragis! Kakak Adik di Pelalawan Dibegal Modus Motor Mogok, 1 Tewas, 1 Diikat

57 tahun lalu

Nekat Mandi saat Ombak Besar, Kakak Adik Hilang Terseret Arus di Pantai Payangan Jember

57 tahun lalu

IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga Dirampok

57 tahun lalu

Kebakaran di Bondowoso, 2 Rumah Hangus gegara Lupa Matikan Tungku saat Masak Daging Kurban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal