PWNU Jawa Timur Dukung Polisi Tangkap Anak Kiai DPO Kasus Pencabulan

Lukman Hakim
Nahdlatul Ulama (NU). (Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur mendukung kepolisian menangkap Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) yang menjadi tersangka pencabulan. PWNU menegaskan polisi tak boleh kalah untuk penegakan hukum.

"Negara dalam hal ini polisi tak boleh kalah dengan siapa pun demi tegaknya keadilan. Kami dukung polisi menindak siapa pun yang melanggar undang-undang, tak peduli status sosialnya apa," kata Ketua PWNU KH Marzuki Mustamar, Kamis (7/7/2022).

Moch Subchi Azal Tzani (MSAT) tersangka kasus pencabulan. (istimewa).

Dirinya berharap pondok pesantren  terbuka terhadap kedatangan aparat penegak hukum. Jika merasa MSAT tak bersalah bisa dibuktikan di pengadilan.

"Jika telah dinyatakan bersalah dan MSAT menjalani hukuman atau ada pertimbangan kemanusiaan, para kyai bersedia diajak berkomunikasi demi kebaikan bersama," ujarnya.

Puluhan anggota Brimob Polda Jatim dan Polres Jombang diketahui mengepung Pondok Pesantren Shiddiqiyyah di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang sejak pagi.

Upaya polisi untuk menangkap MSAT masih belum berhasil hingga siang hari. Puluhan orang pendukungnya ditangkap karena menghalang-halangi upaya penangkapan.

Ayah MSAT, KH Mukhtar Mu'ti mengatakan akan mengantarkan anaknya ke polisi pada sore hari.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Karyawan Minimarket di Jombang Demo Tolak Penghapusan Upah Lembur Hari Libur Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal