PWNU Jatim Tak Larang Umat Islam Ucapkan Selamat Natal

Ihya Ulumuddin
Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Abdul Matin Jawahir. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

“Maka, persatuan dan kesatuan lebih diutamakan. Selama tidak menyentuh kerusakan akidah kita. Kalau ada pendapat perbedaan ya silahkan. Tidak harus sama. Demi utuh islam dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” katanya.

Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Nurudin mendesak kepada pemerintah (Kementrian Agama) untuk lebih aktif menjadi penengah terhadap setiap pemilik keagamaan di masyarakat. Tujuannya, agar tidak ada saling klaim benar dan salah.

“Persoalan ucapan “Selamat Natal” ini hampir terjadi setiap tahun. Tidak pernah asa selesainya. Padahal, ini khilafiyah. Maka, ke depan, pemerintah harus bisa menjembatani. Agar tidak ada polemik di masyarakat,” katanya.

Diketahui, beberapa waktu lalu Majlis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, mengeluarkan fatwa, melarang umat Islam mengucapkan Selamat Natal. Fatwa MUI ini lantas viral dan menimbulkan keresahan warga.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Temui Habib Luthfi, Menag Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Jelang Natal

57 tahun lalu

Menag: Mengucapkan Selamat Natal Tidak Akan Mengganggu Akidah

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal